Proposal Kehidupan

May 15, 2010

Proposal Kehidupan
Aku 6 Tahun ke depan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, segala puja dan puji hanya bagi Allah Tuhan semesta alam, Rab yang telah menciptakan dunia beserta aturannya, yang telah memberikan begitu banyak kenikmatan kepada makhluk-Nya. Shalawat dan salam teruntuk uswatun hasanah, manusia nomor 1 yang pernah ada di bumi yang memiliki akhlak yang sempurna, Rasul tercinta Nabi Muhammad SAW.
Layaknya bahtera yang berlayar di tengah samudra, tentu bahtera tersebut berlayar untuk mencapai sebuah tujuan . Sama seperti manusia, tentu harus ada tujuan, cita, dan impian yang ingin dicapai. Karena hidup tanpa tujuan pasti akan tersesat. Proposal ini ku buat sebagai motivasi bagi diriku sendiri agar aku mampu mencapainya. Dan aku publikasikan agar setiap orang yang membacanya bisa memberikan kontrol dan juga mendoakan agar apa yang aku tulis tercapai dengan izin Allah. Oleh karena itu, aku pun minta didoakan kepada semua yang membacanya agar mendoakan aku mampu dalam mencapainya. Karena sesama muslim senantiasa saling mendoakan. Aku pun mendoakan kalian.
Inilah proposalku
Tahun 2010
1. Dalam semester 2 perkuliahan IP=4
2. Semester 3 IP>= 3,7
3. Mengisi training/seminar minimal 5 kali
4. Hapal 1 juz Al-Quran
5. Omzet penjualan pulsa min 1 juta/bulan
6. Membangun system dakwah di FK UNLAM
7. Aktif di KSI Asy-Syifa dan HIMA PSPD
8. Mampu menghadirkan pembicara nasional dalam kegiatan kampus
9. Bisa bekam dan akupuntur
10. Menjadi PJ Dakwah FK UNLAM yang sukses memimpin dakwah di kampus, dan mampu merekkrut minimal 30 orang di tahun ini sampai tahun 2011
11. FORMASI CS dikenal di kampus-kampus kesehatan di Banjarbaru
12. Mengadakan acara silaturrahmi dengan kampus-kampus kesehatan atas nama FORMASI CS
13. Membuat STUDIO desain, jaket, stiker, dll dan menguasai pasar di angkatan bawah
14. Aktif di HIMA PSPD
Tahun 2011
1. Semester 4 IP>=3,7
2. Semester 5 IP>=3,7
3. Membangun system dakwah KSI Asy-Syifa
4. Hapal 2 juz Al-Qur’an
5. Menulis 1 buah buku
6. Semester 5 menjadi asdos Farmakologi dan atau asdos Fisiologi
7. Menjadi kadiv 1 HIMA PSPD
8. Formasi CS dikenal di kampus-kampus Banjarmasin dan Banjarbaru
9. Mengdakan silaturrahmi kampus kesehatan atas nama Formasi CS
10. Sering mengisi TRAINING di kalangan mahasiswa
11. Mengembangkan STUDIO desain
12. Mengakses kampus-kampus kesehatan lain, untuk target perekrutan
13. Eksis mengisi HU dan halaqah-halaqah
14. Mengakaji berbagai fiqh kedokteran
15. Memahami bagaimana system khilafah mengatur berbagai aspek kehidupan secara rinci khususnya kesehatan
16. Pernah keluar KalSel, baik untuk tujuan wisata ataupun mewakili lembaga yang diikuti dalam kegiatan nasional

Tahun 2012
1. Semester 6 KTI=A
2. Semester 7 KTI=A
3. Hapal 3juz Al-Quran
4. Aktif sebagai pengisi Training
5. Merintis usaha dibidang ketahanan pangan alias buka rumah makan
6. Lulus S.Ked dengan nilai TERBAIK
7. Punya gerai pulsa
8. Eksis mengisi HU dan halaqah-halaqah
9. Menerbitkan 1 buah buku

Tahun 2013
1. Menjalani kehidupan Koas, dan berusaha mendapatkan nilai yang terbaik
2. Hapal 3,5 juz Al-Quran
3. Masih tetap eksis mengisi halaqah-halaqah walaupun ditengah kesibukan Koas

Tahun 2014
1. Masih menjalani kehidupan Koas, tanpa ada satu stase pun yang harus mengulang
2. Hapal 4 juz Al-Quran
3. Eksis ngisi halaqah
4. Lulus dokter dengan predikat TERBAIK
5. Hapal 4 juz Al-Quran

Tahun 2015-2016
1. Membangun bisnis rumah makan
2. Sudah harus menikah dengan seorang akhwat yang sesuai kriteria Rasul, cantik, kaya, dari keturunan baik-baik, dan yang paling penting sholehah
3. Karena sudah dokter maka buka praktek
4. PTT di salah satu wilayah di Kalimantan Selatan
5. Hapal 6 juz Al-Quran
6. Eksis dakwah selama PTT

Demikian proposal ini, ada kemungkinan proposal ini berubah ketika memang faktanya lain, dan telah melalui analisis mendalam. Tidak menutup kemungkinan juga target-target dalam proposal ini akanbertambah. Dan juga, masih banyak yang belum bisa bayangkan ketika menulis proposal ini. Oleh karena itu diharapkan kontrol, dukungan dan doa bagi yang membaca, semoga apa yang tertulis dalam proposal ini mampu saya realisasikan dengan izin Allah, atau Allah akan emberikan yang lebih baik bagi saya .

Banjarbaru, 11 Mei 2010

Fajar Gemilang Ramadani
I1A009025

Just 4 My Mom

January 27, 2010

Sedih….
Kecewa….
Kesal…

Mungkin beberapa kata di atas bisa menggambarkan perasaanku, dan mungkin juga menggambarkan perasaan kawan-kawan seperjuanganku.

Ketika ada banyak dari kawan-kawanku yang memilih untuk meninggalkan sebuah tugas mulia, atau enggan untuk mengemban tugas mulia, (tugas yang pernah di emban oleh manusia paling mulia yang pernah ada sepanjang masa, tugas yang pernah di emban oleh generasi-generasi pejuang-pejuang terbaik), yakni tugas mengemban RISALAH, IDEOLOGI SEMPURNA yang telah diturunkan DZAT YANG MAHA KUASA, karena alasan ORANG TUA.

Pada kesempatan kali ini, aku hanya ingin berbagi pengalaman, karena semua yang aku tulis di note ini pasti pernah dirasakan dan dialami oleh para pejuang-pejuang ALLAH. Keadaan dimana kita diberikan 2 pilihan. Terus BERJUANG, atau BERHENTI karena dapat LARANGAN dari ORTU.

Diharapkan setelah membaca note ini kita semua dapat mengambil keputusan yang tepat dalam menyikapi dilema ini.

LET’S CUKIDOT….

***

Alhamdulillah. Segala puji bagi ALLAH yang telah melahirkan aku dari rahim seorang MUSLIMAH, dari rahim seorang IBU yang benar-benar menyayangiku. Dan aku dibesarkan oleh kedua orang tuaku yang luar biasa. Dan syukur yang tiada terhingga, karena aku masih di izinkan untuk bersama mereka di dunia ini hingga detik aku menulis note ini, karena tak semua anak bisa merasakan nikmat yang satu ini.

Semoga ALLAH selalu melimpahkan rahmat, taufik, hidayah dan ampunannya kepada kedua orang tuaku, dan mudah-mudahan aku dikumpulkan bersama mereka dan kedua adikku di SYURGANYA kelak. AMIN YA RABBAL ALAMIN….

Adalah wajar ketika orang tua (khususnya IBU) mengkhawatirkan anaknya. Bersyukurlah, berarti kita masih di SAYANGI oleh keduanya. Ketika kita pulang larut, kita lalu dimarahi, ketika kita pergi dan lupa berpamitan orang tua jadi panik dan terus-terusan nelpon kita, atau ketika kita (yang jadi perantauan di daerah orang) terlambat menelpon memberi kabar tentang informasi teraktual kita, sehingga orang tua kita jadi khawatir. Itu semua adalah bentuk kasih sayang yang diberikan oleh kedua orang tua kita. Termasuk ketika seorang anak yang telah beranjak dewasa dan sudah di kenai hisab atas setiap perilaku dan perbuatan yang ia lakukan mengambil sebuah pilihan (atau dihadapkan pada 2 pilihan), yakni memilih menjadi pejuang-pejuang ALLAH, pejuang-pejuang ISLAM. Hal ini pun tak luput dari kecemasan yang senantiasa mengiringi kedua orang tua (apalagi IBU) kita. Wajar memang, karena opini yang berkembang di masyarakat sekarang adalah pejuang ISLAM adalah EXTRIMIS, RADIKALIS, FUNDAMENTALIS. (SELAMAT BUAT PERS YANG TELAH BERHASIL MELAKUKAN TUGASNYA. TAPI INGATLAH HAL ITU TAKKAN BERHASIL BAGI PEJUANG SEJATI).

Ada beberapa hal yang menjadi alsan bagi orang tua untuk melarang anaknya terlibat dalam hal-hal seperti ini, di antaranya:

1. TAKUT ANAKNYA JADI “TERORIS”
Sekali lagi, SELAMAT buat PERS, yang telah berhasil menyebarkan racun, opini sesat ditengah-tengah masyarakat. Termasuk kepada orang tua kita. Pejuang ISLAM senantiasa di identikkan dengan TERORIS yang akan membahayakan orang lain. Maka lagi-lagi wajar orang tua kita khawati, cemas, takut dsb jika anaknya terlibat hal-hal yang demikian.

2. TAKUT ANAKNYA JADI TAK FOKUS DALAM MENUNTUT ILMU
Anak itu harapan orang tua. Kesuksesan seorang anak adalah impian bagi setiap orang tua. Selain itu sudah begitu banyak yang dikorbankan oleh kedua orang tua kita untuk membiayai pendidikan kita, untuk bisa mewujdkan impian dan cita-cita kita. Tak bisa dipungkiri jalan dakwah adalah jalan yang sulit untuk di lewati. Akan banyak halangan dan rintangan yang menghadang, termasuk banyaknya amanah dakwah yang harus dilaksanaka oleh pengembannya, yang tentunya akan menambah kesibukan seorang anak dalam mengahadapi kesehariannya. Dan hal ini tentunya juga telah dipahami oleh orang tua kita. Orang tua kita tentu khawatir jika kita tersibukkan dalam urusan dakwah, maka pendidikan kita akan terganggu, dan akibatnya prestasi akan menurun.

3. TAKUT KALAU ANAKNYA AKAN JATUH SAKIT
Dengan berbagai kesibukan yang dimiliki oleh setiap pengemban dakwah, mulai dari tugas kuliah (atau sekolah), membantu orang tua, sampai dakwah, tentu manusia normal akan mengalami yang namanya kelelahan. Dan hal ini lagi-lagi menjadi pembenaran bagi orang tua kita untuk melarang kita terjun ke medan dakwah. Lagi-lagi aku katakan WAJAR dan BERSYUKURLAH….!!!

Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan jika menghadapi orang tua denga alasan-alasan tersebut?

Yang paling penting kita harus memahami orang tua kita. Kenali benar-benar apakah orang tua kita tipe yang “demokratis” atau yang “otoriter”. Hal ini penting karena akan berbeda cara meyikapinya.

TIPE OTORITER

Hal pertama yang harus kita camkan adalah, cinta nomor 1 adalah cinta kita kepada ALLAH dan RasulNYA. Maka segala yang kita lakukan adalah berdasar kepada rasa cinta kita kepada keduanya. Seorang yang cinta kepada ALLAH dan RasulNYA tentu akan melaksanakan semua perintahNYA. Dan DAKWAH itu adalah sebuah kewajiban yang di titahkan kepada setiap MUSLIM dan MUSLIMAH. Kepada semua keturunan adam yang telah bersaksi bahwa TIADA TUHAN SELAIN ALLAH, DAN MUHAMMAD ITU UTUSAN ALLAH. (kalau ga percaya mudah-mudahan di lain kesempatan bisa menulis tentang kewajiban yang satu ini). Apapun alasannya, DAKWAH tetap sebuah keaiban, tidak peduli dapat perssetujuan orang tua ataupun tidak. Semuanya dikembalikan kepada kita. Cinta mana yang lebih besar, kepada ISLAM, atau kepada ORANG TUA.
Hanya yang menjadi masalah adalah ISLAM juga mengajarkan kepada kita untuk selalu taat kepada orang tua, dan kita diperintahkan untuk hormat kepada orang tua. “Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan”. Meninggalkan dakwah adalah sebuah kemaksiatan besar yan dilakukan oleh manusia, maka tak sepantasnya kita meninggalkan dakwah karena alasan dilarang orang tua. Tapi yang perlu di ingat kita harus tetap menjaga sikap dan rasa hormat kita kepada orang tua kita. Jangan sampai kita menyakiti perasaan orang tua kita.
Maka rekomendasi dari saya sebagai sebuah solusi bagi kawan-kawan yang orang tuanya tipe “otoriter” adalah ORANG TUA KITA TAK PERLU TAHU AKAN AKTIVITAS KITA. Maksudnya kalau memang dirasa orang tua kita tak bisa mengerti dan memahami kita, maka lebih baik bagi kita untuk “main kucing-kucingan”. Apalagi seandainya jika orang tua kita tahu, maka orang tua kita langsung mengisolir kita, dan melarang tiap aktivitas dakwah kita. Tapi yang perlu di ingat juga, “sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga”. Orang tua kita itu bisa jadi peramal yang ulung, dan tahusemua yang kita lakukan, sampai pada saatnya nanti aktivitas dakwah kita pun akan tercium oleh mereka. Oleh karena itu dalam prosesnya diperlukan sebuah usaha untuk sambil memahamkan orang tua kita, tentang ISLAM dan DAKWAh. tentunya dengan tetap menjaga etika dan sopan santun kita sebagai seorang anak.

TIPE “DEMOKRATIS”
Bersyukurlah bagi kawan-kawan yang orang tuanya penganut aliran “demokratis”. Manfaatkan hal ini dengan sebaik-baiknya. Berikanlah argumen-argumen yang menguatkan pilihan kita dalam memilih jalan dakwah. Lakukan penyadaran sesegera mungkin kepada orang tua kita akan wajibnhya ISLAM dan DAKWAH. Siapa tahu denga segala ergumen dan penjelasan kita orang tua kita tak hanya mendukung, tapi juga ikut ambil bagian dalam perjuangan ini.

Prinsip umumnya adalah setidaknya jangan sampai orang tua kita jadi penghalang bagi dakwah kita. Walaupun orang tua kita tidak mendukung (atau biasa-biasa saja) setidaknya orang tua kita tak melarang aktivitas dakwah kita.

Dan yang perlu diingat juga, jangan sampai alasan-alasan orang tua kita melarang kita dalam dakwah (yang 3 buah di atas) menjadi pembenaran bagi mereka untuk menjadi penghalang dakwah kita. Kita harus mempu membuktikan bahwa kita adalah pendakwah ideologis yang berdakwah tidak dengan kekerasan, tapi dengan pemikiran. Dan juga buktikan kepada orang tua kita bahwa kita mampu memberika prestasi terbaik walaupun kita juga memiliki kesibukan yang lain, DAKWAH. Bagiku ini menjadi motivasi tersendiri untuk terus meraih prestasi yang setinggi-tingginya.

1 hal lagi, jangan pernah menyalahkan ISLAM dan DAKWAH jika seandainya prestasi kita menurun ketika menjadi pengemban DAKWAH. Introspeksilah diri kita sendiri dalam memenejemen waktu.

Semua pilihan ada di tangan kita. Apakah kita memenuhi seruan Allah dan RasulNYA atau kita lari dengan beribu-ribu alasan. Dan INGAT…!!! SETIAP PILIHAN YANG KITA AMBIL AKAN DI MINTAI PERTANGGUNG JAWABAN DI HADAPAN ALLAH. MAKA PILIH LAH PILIHAN TERBAIK, SESUAI DENGAN TUNTUNANNYA.

Semoga bisa jadi perenungan kita bersama…!!!

Wallahu alam

Banjarmasin, 26 Januari 2010

visit my blog:
www.ghurobaminority.wordpress.com

***
Tulisan ini ku dedikasikan utuk kedua orang tuaku (khususnya IBUKU). Terima kasih yang tak terhingga untuk setiap limpahan kasih sayang dan perhatian yang telah diberikan. semoga kita berkumpul bersama di SYURGANYA ALLAH. AMIN….

Bedah KCB

January 17, 2010

Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bisa juga menonton filem yang satu ini. Filem yang lumayan menggemparkan dunia persilatan…(haha). Bukan tanpa alasan, karena filem ini dianggap sebagai penawar kekecewaan filem sebelumnya, yaitu AAC yang dianggap terlalu melenceng dariapa yang diharapakan masyarakat luas, alias sangat banyak perbedaan dengan novelnya.

Walaupun sebenarnya filem yang di sutradarai Chaerul Umam ini ini telah lama tayang di bioskop ada beberapa alasan mengapa saya tidak menontonnya saat lagi hot-hotnya di bioskop. Alasan pertama adalah masalah materialistis, alias lagi kere…(wah buka rahasia nih…). Yang kedua, kalau ga salah saat itu lagi lumayan sibuk. Dan yang terakhir yaitu alasan ideologis, alasan-alasan sebelumnya hanya alasan penunjang. Alasan yang ketiga ini adalah, tidak ada bioskop di Banjarmasin (karena di bjm cuma ada 1 bioskop,  kalaupun banyak belum tentu juga) yang bebas dari ikhtilat, alias campur baur antara laki-laki dan wanita. Nah lo… Emang ga boleh…??? Ya iyalah lah, our prophet Muhammad Rasulullah udah ngelarang kita buat ikhtilat. Dalilnya kebetulan saya lupa, dan ga sempat buka literaturnya, tapi yakin deh, sumpeh gua ga bohong…!!!

Oke kita langsung az balik ke laptop, kita bedah n kita kupas (tapi jangan kaya ngupas buah ketapi, coz ngupas ketapi biasanya di gapit di lawang…hahaha).

Oke, LETS CUKIDOT…!!!

Sebelumnya seperti yang udah kalian tahu (coz kemungkinan kalian udah pernah liat filemnya atau paling ga baca novelnya) Novelnya terdiri dari 2 bagian bahasa kerennya DWILOGI. KCB 1 settingnya di Mesir, dan KCB 2 di Indonesia, Solo, Wangen, de el el lah pokoknya.

Novel dan filem ini bercerita tentang seorang anak manusia yang lahir di Indonesia, dan melanjutkan pendidikan di luar negeri, di Universitas Tertua di DUNIA, universitas kebanggaan UMAT ISLAM. Ya itu lah Universitas Al-Azhar, Cairo, Mesir (kapan ya bisa ngelanjutin pendidkan disana, sebuah cita-cita tuh…!!!). Anak itu bernama Abdullah Khairul Azzam. Pada awal-awal perjalanan karirnya di Al-Azhar dia adalah seorang mahasiswa yang berprestasi. Pada semester satu dia dapat predikat Jayyid Ziddan (mun kada salah…lawas dah baca novelnya). Tapi semua berubah ketika negara api menyerang…(wew…salah cuy, ne kisah avatar ….) Semua berubah ketika ayahnya di Indonesia meninggal dunia. Akhirnya semua beban kehidupan keluarganyanya di Indonesia harus dia yang menanggungnya. Akhirnya dia banting setir dar mahasiswa yang rajin belajar menjadi seorang penjual bakso dan tempe, untuk membiayai semua kebutuhan hidup keluarganya di Indonesia. Dan hasilnya memag dia bisa menghidupi keluarganya termasuk menyekolahkan ketiga adik perempuannya. Tapi konsekuensinya kuliahnya jadi terbengkalai. Hingga dia harus 9 tahun kuliah hanya untuk menyelesaikan S1 nya.

Cerita berlanjut ketika dia merasa mulai ingin menyempurnakan separuh agama. Dan seterusnya lah….hingga bertemu dengan seorang perempuan berjilbab dan kerudung, Anna Althafunnisa. Pokoknya begitulah panjang banar kena ne note, mun ku kisahkan sampai habis, novelnya za panjang. Intinya yag handak q tulis sama kaya di novel.

PERBEDAAN ANTARA NOVEL DAN FILEM

Sebenarnya apa yang di alami KCB tidak jauh berbeda denga AAC, yaitu mengalami penyesuaian, hingga terjadi perbedaan antara Novel dan Filemnya, walaupun ga separah AAC.

Seingat saya, ada beberapa cerita yang berbeda antara novel dan filemnya. Ada beberapa bagian dari cerita di novel yang tidak di ilustrasikan di filemnya, salah satunya adalah cerita tentang teman dari Husna adiknya Azzam yang bernama Zumrah. Selain itu juga ending dari cerita juga berbeda. Di novel, ceritanya selesai ketika Azzam da Anna telah menikah dan berbulan madu dipesantren milik kyai Luthfi ayah Anna. Dan disana Anna dan Azza mendapat e-mail dari Furqon bahwa Furqon ternyata tidak jadi menderita HIV, dan ingin rujuk dengan Anna. Tetapi Anna telah menemukan jodohnya, hingga dia menolak dan menyarankan agar Furqon melamar Elliana saja. Sedang di filem, endingnya Furqon langsung mendatangi pesantren kyai Luthfi tetapi Anna dan Azzam beserta ketiga adik Azzam pergi entah kemana dengan hati yang gembira. Dan di sana Furqon menelpon Anna, dan megatakan keingingannya untuk rujuk dengan Anna. Tapi ya Anna menolak karena udah ketemu sama jodohnya. Dan secara mengejutkan datang lah Elliana ke pesantren kyai Luthfi untuk memberikan ucapan selamat kepada Anna. Dari situlah pertemuan kembali Furqon dengan Elliana. Dan cerita pun berakhir ketika mobil tyang ditumpangi Azzam, Anna dan ketiga adik Azzam melaju melewati sebuah jembatan. THE END

Sebenarnya ada beberapa perbedaan lagi, tapi menurut saya inilah yang paling mencolok.

KOMENTAR PRIBADI TERHADAP FILEM NE

Sebagai penikmat filem yang awam, terkesan filemnya tidak mampu mengilustrasikan setiap konflik yang ada dala cerita dengan mantap. Seakan konfliknya ya seperti itu saja. berbeda ketika saya membaca novelnya, terasa begitu bisa merasakan konflik yang ada di cerita, baik konflik fisik maupun konflik  bathin. Sebagai contoh di KCB 1, konflik antara Fadhil dan Kumala, terasa hambar ketika melihat filemnya. Begitu pula konflik ketika Anna minta cerai dari Furqon, terkesan seperti biasa-biasa saja.

Yang menarik dari cerita KCB juga adalah sebuah pengilustrasian kehidupan yang lumayan Islami (dari segi akhlak, pakaian, dll. ga termasuk kehidupan tatanan pemerintahan yang ISLAMI). Dalam filem ini divisualisasikan bagaimana seharusnya seorang muslimah harus menutup auratnya secara benar. Aurat wanita adalah seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan. DAn bagi seorang muslimah menutup aurat haruslah mmenggunakan JILBAB dan KERUDUNG. JILBAB adalah baju kurung yang terulur panjang hingga ujung kaki, sebagaimana yang ada dalam Al-Quran bahwa wanita harus “mengulurkan” bajunya hingga kaki. (ayat Qurannya silahkan tanya akhwat, karena saya tidak ingat detilnya). Kerudung adalah penutup kepala yang lebar yang menutupi sampai dada. dan sosok penutup aurat yang benar sesuai standar tersebut ada pada tokoh Anna.

Tapi lebih dari itu, saya rasa filem ini sudah lumayan bagus, karena memang memiliki persiapan yang jauh lebih matang dari AAC, dan ceritanya sudah sangat mendekati dengan Novel karangan HABIB.

IBROH DARI FILEM DAN NOVEL KCB

Setiap cerita pasti ada ibroh yang bisa diambil untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari para penikmatnya. Diantaranya yang ingin saya uraikan adalah:

1. Semangat kerja keras yang Luar biasa. Berbeda dengan AAC, tokoh utama di KCB lebih merasakan suka dukanya kehidupan sebagai Mahasiswa Al-Azhar yang pas-pasan.

2. Semangat silaturrahmi. Setelah membaca novel ini terasa pentingnya silaturrahmi bagi kita sesama saudara muslim. Hal yang sering terlupakan oleh kita.

3. Semangat dan ikhtiar yang luar biasa untuk menjemput jodoh dari tangan Allah. Sampai-sampai si Azzam hampir melamar seorang wanita yang “idiot”.

4. Ini yang paling saya suka dari KCB. Bahwa pasti ada sebuah keindahan yang luar biasa di setiap rahasia Allah. Terbayang, seandainya Furqon tidak salah dalam mendapatkan informasi tentang HIV yang dideritanta, seandainya Azzam dan ibunya tidak mengalami kecelakaan, pasti Azzam dan Anna tidak akan menikah. Bahwa memang benar, bahwa ALLAh selalu memberikan yang terbaik bagi kita, walaupun sering kita tak menyadarinya.

Sebenarnya masih banyak ibroh yang bisa diambil, dan banyak yang ingin saya komentari, tapi notenya sudah panjang sekali. so udah dulu ya…

WAllahu ‘alam

***

Banjarmasin, 17 Januari 2009

Aku vs PETERPAN

January 13, 2010

Kita adalah hati yang tertindas
Kitalah langkah yang berhenti berjalan
Kitalah mimpi yang tak terwujudkan
Senandungkan nada-nada yang hilang

Kita memahami yang sesungguhnya
Dan harus menjelaskan semua
Tanpa pedulikan kata mereka
Kita berjalan melawan dunia

Hanya bisa bicara
Mereka tak beri jawaban

Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan

***

Dalam tulisan kali ini saya mencoba untuk menjadi seorang pengamat musik. Mencoba menyelami tiap bait yang yang  di goreskan orang lain.

PETERPAN …. Siapa yang g kenal sama PETERPAN (walaupun namanya sekarang udah ganti jadi ULAR, Uki, Lukman, Ariel, Reza…yg lain g tau namanya..hehe). iPertama saya mau mengomentari Band yang satu ini. Menurut saya (yg walaupun klo nyanyi sering FALES) kekuatan lagu-lagu yang ditelurkan oleh Peterpan (mang nya ayam…???) adalah pada liriknya. Lagu-lagu ciptaan Band asal kota kembang ini senantiasa membuat lagu dengan kata-kata majas, dan absurp sehingga makna sebenarnya dari lagu itu sendiri harus dipikirkan, dihayati, direnungkan benar-benar. Seperti Mimpi yang Sempurna, Bintang Di Surga, Sahabat. Lihat n baca az liriknya, pasti anda akan berfikir lebih keras untuk menginterpretasikannya.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, (kaya pidato z lagi….) saya mau mengupas salah satu dari lagu Band yang menurut saya cukup fenomenal di blantika musik Indonesia ini. Bukan suatu hal yang kebetulan jika saya memilih lagu di atas. Walaupun lagu ini sudah lumayan lama, kalau g salah lagu ini ada di album ke4 ato ke3, tapi menurut saya lagu ini sangat memotifasi kita untuk mendobrak dunia. Untuk lebih terstruktunya mari bersama-sama sebelumnya kita baca Basmalah…
Bismillahirrahmanirrahim….
Lalu kita selami tiap rangkaian huruf yang berbaris menyusun kata, dan merangkai kalimat, dalam baris-baris yang membentuk bait demi bait ini….

Pada bait pertama, terlihat bahwa Ariel ingin menggambarkan katertindasan, keterpurukan, dan ketidak adilan yang di alami oleh “kita”

Kita adalah hati yang tertindas
Kitalah langkah yang berhenti berjalan
Kitalah mimpi yang tak terwujudkan
Senandungkan nada-nada yang hilang

“Kita” pada bait ini digambarkan bagaikan sesuatu yang tidak memiliki daya upaya, dan “kita” seakan terpaksa untuk berhenti melangkah, dan berhenti untuk maju meninggalkan segala keterpurukan, ketertinggalan yang menghampiri “kita”. “Kita” juga digambarkan seperti mimpi yang tak terwujudkan. Seakan “kita” hanya boleh bermimpi tapi tak boleh untuk di wujudkan. Berasa kan gimana ketidak adilan yang “kita” alami. Padahal kata Bondan dan Fade 2 Black dalam lagunya “Xpresikan”, “Apa guna kaki bila tak melangkah..?? Apa guna mata  bila tak menatap masa depan..??” (bukan maksud mau ngadu Bondan sama Peterpan lo…!!). Mimpi adalah hal yang sangat penting bagi setiap insan. Apa guna mimpi jika kita tak melangkah untuk mencapainya..??
Kesian bgt klo memperhatikan nasib “kita”, “kita” seakan hanya diberikan bagian-bagian terkecil dari untaian kata indah yang mengalun bersama nada-nada yang indah, yaitu senandung yang hilang….

Lanjut kita ke perairan yang lebih dalam dari lirik lagu ini…

Kita memahami yang sesungguhnya
Dan harus menjelaskan semua
Tanpa pedulikan kata mereka
Kita berjalan melawan dunia

Baris yang pertama, menyampaikan sebuah pesan, bahwa “kita” sebenarnya memiliki sebuah potensi yang luar biasa. Yaitu dia mengetahui dan memahami fakta yang benar dan juga solusi untuk “kita”. Tapi “kita” disini bagaikan dalam keterasingan ditengah-tengah orang llain yang sebenarnya juga bagian dari “kita”( bingung g tuh…). Hanya sebagian kecil “kita” yang memahami bahwa “kita” sekarang dalam sebuah kerangkeng, yang membelenggu semua potensi dan kekuatan “kita”. Dan parahnya lagi “kita” yang sebagian besar lainnya seakan merasa bahwa “kita” dalam keadaan yang baik-baik saja, mun jar urang jawa tuh, “Gemah Ripah Loh Jinawi”. Dan ini berarti tugas besar untuk “kita” yang minoritas untuk mampu menyampaikan keadaan yang sebenarnya kepada “kita” yang mayoritas. Ibarat luka yang ditaburi garam, terasa sangat pedih. Itu nasib dari “kita” yang minoritas. Entah apakah hukum alam atau apa, “kita” yang mayoritas sebagian besarnya menganggap usaha dari “kita” yang minoritas merusak tatanan kehidupan mereka, yang seperti di nina bobokan oleh kenyamanan yang semu. Sebagian besar “kita” mayoritas merasa terganggu oleh “kita” minoritas. Tapi “kita” minoritas adalah pejuang sejati, tanpa menghiraukan umpatan2, ejekan2, dan halangan2 yang dilakukan “kita” mayoritas, mereka tetap maju melawan dunia. Karena mereka yakin, bahwa mereka membawa solusi yang benar dan tepat, bagi masalah “kita” semuanya.

Hanya bisa bicara
Mereka tak beri jawaban

Yang membedakan antara “kita” yang satu ini dengan “kita” yang lain, adalah selain memahami masalah “kita” semuanya, “kita” yang ini memiliki solusi. Tidak cuma bisa ngomong, koar2 g jelas, tapi mereka bisa menjawab permasalahan yang ada ditengah2 “kita”. (canggih g tuh….!!)

Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan
Tak perlu dengar kata mereka
Teruslah berjalan

Titik terdalam dari samudra lirik ini tiba di bait terakhir…. (lebay…)

Konsistensi….(bahasa gaulnya ISTIQOMAH). Seakan satu kata ini begitu pas untuk memaknai barisan huruf di bait akhir ini. Tanpa mempedulikan orang lain yang hanya menghambat “kita” menuju solusi yang di inginkan, “kita” terus melangkah, dan berjalan.

***

Sebuah harapan bagi seluruh kaum muslimin dimana pun kalian berada. Jangan takut “MELAWAN DUNIA” yang sekarang tengah dikuasai oleh hegemoni KAPITALISME BUSUK. Yakinlah bahwa, ISLAM adalah solusi dan tujuan kita, dan ISLAM SELALU BENAR, maka apa yang kalian takutkan…?? Sedangkan ALLAH selalu bersama kita, dan ALLAH akan senantiasa menolong hambanya yang menolong AGAMANYA.

“Kita” tahu masalahnya, apa yang menyebabkan DUNIA ini jadi BUSUK, KAPITALIS

Dan “Kita” tahu solusinya, ISLAM

So, masihkah “kita” berdiam diri, menunggu bumi ini makin rusak, hingga kita digantikan oleh generasi-generasi pejuang yang lain..?? Maka benar-benar rugi jika “kita” menunggu hingga saat itu terjadi.

Mengutip perkataan seorang teman yang dianya juga ngutip dari sebuah majalah REVOLUSIONER

“SALAH SATU TANDA KEHIDUPAN ADALAH MELAWAN KETIKA TERTINDAS, MAKA BAGI ORANG-ORANG YANG HANYA BISA DIAM MAKA DIA BISA DIKATAKAN MATI….!!”

Wallahu ‘alam

***

Kalo interpretasi lirik dari q g jelas, maka maklumilah karena aq bkan pujangga yang pandai ngomentarin lirik lagu orang. Mau nyambung ato g klo bicara musik, berarti bicara tentang SELERA Bung…!!! Jadi, ya suka2 aq, mau aq interpretasikan jd ap….haha(seenaknya…)

Mulai ditulis, Senin, 11 Januari 2010 setelah pulang dari kampus dengan rasa penuh syukur…..n kelar d Banjarmasin, 12 Januari 2010 pukul 23.30

Persembahan Kkecil untuk REVOLUSI BESAR….
ALLAHU AKBAR…..!!!!!!!!

BENTO….!!!!!

December 29, 2009

Namanya Bento, rumahnya real estate. orang memanggilnya boss executive. Bento sangat kaya, rumahnya megah kaya istana negara, punya banyak koleksi mobil mewah, mulai carry tahun ’86 sampai hammer ’09. (bajaj gin bisi…, kolektor wa’ ae..)

suatu hari bento ingin pergi MALL(baca; mol, klo ae kada tahu). tidak seperti biasa, supir pribadinya lagi cuti, jadi bento bingung dengan siapa ia ke MALL, karena sebenarnya ia tidak bisa nyetir…(kesian, sugih kada bisa nyupir…). akhirnya dengan memutar kepalanya 360 derajat, mondar-mandir berfikir, (mun pintar kada jua pang bento nih, takana rezekinya banarai baik…), akhirnya layaknya temon yang biasa menemukan ide, keluaerlah bohlam kuning yang menyala dari kepalanya. Tiiiing…!!! ia pun dapat ide. di panggilnya tukang kebunnya, dan disuruhnya menemaninya pergi ke MALL (maklum masih bujangan jadi kadada isteri yang mengawani bejalan) dan disuruhnya nyetir. Tukang kebunnya pun nurut apa yang diperintahkan majikannya. dan entah kenapa, hari itu inya handak naik mobilnya yang butut, (mgkn menyesuaikan dengan supirnya,,,hehe).

Sekonyong-konyong, langsung saja, mereka berdua masuk dalam sedan butut milik bento. sedan itu sebenarnya sudah tidak layak jalan, dan sudah pantas di musiumkan, tapi bento bersikeras mau jalan dengan mobil itu (ngalih jw urang sugih nih, macam2 z kelakuannya..). begitu mau di starter oleh tukang kebunnya, ternyata mobil itu malah mogok, dan tidak mau nyala. ternyata ketika di periksa mesinnya sudah keropos, bekarat, sampai belumut saking lawasnya kada dipakai. dicoba berkali-kali, akhirnya nyala juga tuh mobil butut. begitu mau jalan, ketika handak memasukkan porsneling,tiba2 mobil itu mati. dinyalakan lagi dengan susah payah, masuk porsneling, mati lagi,,,begitu trus sampai lebih dari 5 kali. bingung Bento, dan nanya sama supir kebunnya, “cuy, bisa nyupir kada…????”. dengan lugu tukang kebunnya menjawab,” ni pang lagi belajar bos ae…!!!”(dasar pina musti jua tukang kebunnya nih…). dengan menahan amarahnya bento, menyuruh tukang kebunnya untuk keluar dari mobil, dan menyuruhnya mencari orang yang bisa nyetir. tukang kebunnya pun langsung lari mencari, dan menuju ke tetangganya yang seorang pembalap. pembalap itu bernama ANANDA MIKROLET. walaupun dia seorang pembalap terkenal, tapi dia orang yang baik hati dan tidak sombong serta rajin menabung (nyambung kada yo lah…???). kebetulan dia juga mau jalan2 ke MALL, jadi dia bersedia untuk menemani Bento kesana sekaligus menjadi supir pribadi sementaranya.

sekejap mata, ananda sudah sampai di rumah bento. tanpa banyak komentar, dia langsung masuk kedalam sedan butut milik bento.(dalam hati ananda berkata, (gila nih orang, pembalap disuruh naik sedan butut, hilang harga diriku…), tapi karena sudah terlanjur, dia merasa tidak enak hati kalau membatalkan. Dinyalakannya mobil itu, seperti biasa mobil itu rada2 ngadat lagi. tapi akhirnya mau juga hidup. dimasukkan porsneling, lalu dimulailah perjalanan mereka. Bento menjadi cerah wajahnya, tapi itu tak bertahan lama. baru sampai di depan pagar rumah bento yang tinggi, (setinggi pohon lombok tingkat 2) mobilnya sudah ngadat lagi. Bento pun kembali kesal.

Bento lalu memutar kepalanya lagi..(maksudnya memutar otak, model kawa tuh kepala diputar,,,otak pang kawa lah yu..??), mobil sedan dikelilinginya kaya orang tawaf z lagi. setelah memeras hampir semua tenaga nya untuk berfikir, akhirnya lagi2 dia menemukan ide. Tiiiing…!!!!Bohlam nyala kembali keluar dari kepalanya. Ia dapat ide. “Biar pake HAMMER ku yang paling hanyar z gin dah kita tulaknya,” ujar Bento pada Ananda. Ananda pun senang, karena tidak jadi memakai sedan “korok” itu lagi, kebetulan dia belum pernah nyetir HAMMER, (maklum pembalap kampung wa ae…).

bergegas Bento dan Ananda segera menuju garasinya, disana terpampang HAMMER yang bersih, mulus, mengkilat.(ngalih tu pang dikisahkan, soalnya penulis gin jarang melihat HAMMER, pokoknya mantap lah….!!!!). tanpa banyak “bacot” mereka berdua langsung masuk mobil, dan bergegas menuju MALL yang di inginkan, akhirnya mereka berdua hidup bahagia untuk selama2nya…(endingnya kaya dongeng jw tuh,,,,)

***
***

Catatan:
HAMMER tuh merk mobil lah, lain TUKUL,,, (klo ae kada tahu…)

Harap maklum ceritanya pina aneh, bahasanya kada beaturan, kadang bahasa Indonesia, kadang bahasa banjar, kadang kada jelas bahasa mana, It’s my style Bro…..!!!! tapi asal bisa dipahami itu yang penting… ya kada…..????

***
***

Nah jadi apa yang bisa kita ambil dari cerita di atas…?? yang jelas mobilnya tuh bagus, bisa kita ambil mun kada yang melihat…ya kada…????(awas mun kada, kada q tag lagi kam….)

Pertama, mun kita bisi barang yang bagus tuh jangan di simpan ja, gasan apa bisi mobil mewah mun kada di pakai n cuma d jadiakn pajangan di garasi z. pakai bejalan ..!!, jadi urang tahu kalau kita bisi mobil mewah,,, (kada pang sombong lah…..!!!). Sama kaya Al-Quran, itu adalah kitab “sakti” yang bisa menghantarkan kita pada rahmatNya, pada kasih sayangNya, pada anpunanNYa, pada ridhoNya, jangan disimpan dijadikan pajangan dilemari-lemari kita. Gunakan dong, baca, pahami, n amalkan, terapkan dalam kehidupan. Dengan begitu orang tahu kalau ISLAM itu memang benar RAHMATAN LIL ALAMIN.

Kedua, mun handak sampai ke tujuan tuh, kalau pake mobil, cari supir yang memang bisa nyupir, jangan asal2n milih supir, yang kada bisa disuruh megang setir, kaya cerita di atas tukang kebun tuh biasa megang gunting rumput, cangkul, linggis, tukul, gergaji, dll. dan jgh lupa jw, pakai kendaraan yang layak pakai, jangan mobil zaman penjajahan belanda di pakai, bekarat dah nya kena mortir menner2 belanda. padahal kita bisi mobil yang bagus, bahapa makai mobil jadul….

Sama kaya keadaan kita sekarang, negeri kita katanya menghendaki ke arah yang lebih baik, tapi apa yang kita lakukan, sebagai negeri denga jumlah umat ISLAM TERBESAR DI DUNIA kita malah mencampakkan ISLAM, AL-QURAN lebih separo dibuang, dan tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Ingat bung, ganti supir ga akan bisa mengantarkan kita pada tujuan, kalo mobilnya butut. jadi selain supir yang lihai, juga perlu mobil yang OK.

Sama jw kaya sekarang, yang kita perlukan selain pemimpin yang baik, dan amanah, kita juga perlu sistem yang baik dalam mengatur kehidupan bernegara kita. Karena seharat-haratnya pemimpin, mun sistemnya buruk, kacau, tetap ae kada akan membawa kebaikan..( biar supirnya pembalap, mun mobilnya korok tetap ae kada mau jalan mobilnya).

***
***
Lagi2 ini hanya sedikit berbagi kepada kawan2, semoga bermanfaat, dan bisa menjadi bahan renungan kita bersama.

“Tsumma takunu Khilafatan ala min hajinnubuwwah”

Ingat lah janji ALLAH pasti akan terjadi…!!! dan sampaikan salam perpisahanku kepada kapitalisme, katakan padanya, “KAMU AKAN MATI SELAMA-LAMANYA, MENEMANI SOSIALISME YG TELAH LAMA TERKUBUR DI TANAH KELAHIRANNYA SENDIRI”

wallahu alam

Hello world!

December 28, 2009

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.